Jam istirahat untuk isoma adalah saat yang tepat untuk pergi ke perpustakaan. Bukan untuk membaca buku, melainkan melupakan semua kesuntukan selama di sekolah, yang biasanya kami sebut dengan istilah 'ngadem'. Tapi tidak semua sepertiku, banyak juga yang datang untuk meminjam buku, membaca buku, dan ada juga yang sengaja mengerjakan tugas disini. Sama halnya seperti seseorang yang selalu kuperhatikan saat datang ke perpustakaan. Mungkin juga karenanya, aku jadi sering sekali ke perpustakaan. Namanya adalah Ezra Danuar, dia bukan termasuk cowo populer di sekolah, tapi menurutku dia punya semua kriteria untuk menjadi populer. Dia cukup pintar, tampan, badannya tinggi, dan paling penting dia tipeku. Hanya satu kekurangannya, dia tidak tahu aku ada di dunia ini. Setelah mengisi daftar hadir yang memang wajib diisi, aku dan temanku mengambil buku, sebenaranya hanya untuk formalitas. Kemudian menuju markas kami atau tempat favorit kami, yaitu di pojokan dekat dengan pendingin...
Sebagai tempat menyimpan, mencurahkan tulisan-tulisan yang pernah ku buat